Benda Cagar Budaya

January 7, 2026

DAPOBUD-OPK: Warisan Budaya Benda,

Benda Cagar Budaya (Keris, Arca, Prasasti, Gamelan, Bedil, Tombak, Sepeda, Mobil, benda pusaka lainnya yang sudah berusia 50 tahun keatas)

1. Arca Agastya
A. Latar Belakang
Arca Agastya ditemukan oleh salah satu warga Padukuhan Pojok V Sendangagung. Informasi yang sudah diberikan langsung ditindaklanjuti oleh pengurus Desa Budaya Sendangagung untuk diidentivikasi sebagai ODCG. Arca Agastya adalah patung figur resi dalam agama Hindu, Patung ini mewakili Dewa Siwa yang menyebarkan ajaran Hindu

B. Tahun Pembangunan
Tidak Diketahui. Namun, jika ditelusuri pada masa ajaran Hindu, Patung berbentuk Agastya ada sejak masa Mataram Kuno

C. Pemilik
Kalurahan Sendangagung

2. Arca Lembu nandini
A. Latar Belakang
Arca Lembu nandini ditemukan oleh warga Padukuhan Minggir II di lokasi Sendang Gedhe/ Kali Gedhe. Arca tersebut sudah ada sejak lama dan tidak diperbolehkan untuk dipindah dan dirawat sebagai mana mestinya. Arca Lembu Nandini merupakan -patung lembu jantan suci yang menjadi kendaraan Dewa Siwa dalam kepercayaan Hindu, melambangkan kesetiaan, kekuatan dan kesucian

B. Tahun Pembangunan
Tidak Diketahui. Namun, jika ditelusuri pada masa ajaran Hindu, Patung berbentuk lembu nandini ada sejak masa Mataram Kuno

C. Pemilik
Kulurahan Sendangagung

3. Lumpang
A. Latar Belakang
Lumpang merupakan wadah berbentuk cekung terbuat dari batu berukuran besar. Digunakan untuk menghaluskan bahan makanan seperti beras, bumbu dapur atau membuat ramuan jamu

B. Tahun Pembangunan
Sudah ada sejak masa menjelang kemerdekaan Indonesia

C. Pemilik
Bapak Sinyo

4. Tombak Ki Ageng Tunggul Wulung
A. Latar Belakang
Tombak Kyai Tunggul Wulung merupakan benda pusaka yang diyakini sebagai peninggalan tokoh Ki Ageng Tunggul Wulung setelah Mukswa di Padukuhan Dukuhan XIII

B. Tahun Pembangunan
Tidak diketahui secara pasti, namun, pusaka tombak Ki Ageng Tunggul Wulung sudah turun 3 generasi

C. Pemilik
Kalurahan Sendangagung